Sunday, March 6, 2011

Jazz, I'm In Love...

Setelah menunggu sekian bulan, akhirnya penantianku untuk bisa menonton Java Jazz Festival 2011 terjawab tadi malam. Sudah lama sekali aku memimpikan untuk bisa melihat event tahunan ini, tapi baru kali ini bisa terlaksana. Dan tahun ini, event ini di selenggarakan dari tanggal 04 sampai 06 Maret 2011. Sebenarnya aku tidak terlalu fanatik terhadap musik Jazz, karena aku adalah penikmat segala jenis musik. Tetapi berhubung Java Jazz Festival adalah event besar yang selalu menghadirkan musisi-musisi besar dari dalam dan luar negeri, aku sangat menantikan kesempatan untuk dapat melihat secara langsung acara ini.


Tiket sudah kupesan dari jauh-jauh hari, tepatnya bulan November tahun lalu, demi mendapatkan harga yang jauh lebih murah daripada harus membeli di hari-H yang harganya sudah mencapai lebih dari tiga kali lipat. Tiket yang kubeli seharga 150 ribu rupiah (belum termasuk pajak) pada bulan November, kemarin sudah berharga 460 ribu rupiah (belum termasuk pajak).

Saturday, February 19, 2011

Memoirs of a Geisha


Pertama kali aku melihat buku ’Memoirs of a Geisha' karangan Arthur Golden ini pada tahun 2002. Sedang teronggok dengan manisnya di salah satu sudut buku baru di GRAMEDIA. Melihat judul serta sampulnya yang ‘berbau kejepang-jepangan’ menggugah minatku yang pada saat itu memang sedang tergila-gila dengan segala hal yang berbau Jepang. Maklumlah, baru mulai belajar bahasa jepang dan mulai mencoba mengenal budayanya.

Omong-omong tentang perkenalan pertama kali dengan bahasa jepang adalah ketika aku masih bekerja di PT. Paramount Bed Indonesia. Waktu itu Sakamoto-sacho memiliki kebijakan agar semua karyawannya belajar bahasa jepang. Mungkin maksudnya agar tidak banyak terjadi salah komunikasi antara karyawan Indonesia dengan Staff Jepang. Maka kami diberikan kursus bahasa jepang diperusahaan setiap satu jam sekali dalam satu minggu. Membawa ketertarikanku terhadap budaya dan bahasa Jepang.

Monday, December 27, 2010

TIMNAS.. OH TIMNAS..


Hari ini masih ‘Bad Mood’ nih, gara-gara semalam TIMNAS Indonesia kalah 0-3 dari Malaysia di final AFF Suzuki Cup Leg pertama. Dan seperti biasa, dalam setiap kekalahan mesti ada yang harus dimintai ‘pertanggung jawaban’. Bukan kepingin cari kambing hitam sih.. dan bukan juga karena gw ini pendukung yang gak dewasa yang gak bisa menerima kekalahan. Tapi kalau gak dicari ujung pangkalnya, gimana kita bisa belajar dari kekalahan. Iya kan?

Sebenernya agak kurang kalau gw dibilang pendukung Timnas. Gw ini PENCINTA Timnas, bukan Cuma pendukung. Apalagi sama Timnas yang sekarang, bisa dibilang gw udah Cinta Setengah Mati deh.. Dan gw rasa kali ini kecintaan gw sama Timnas gak bertepuk sebelah tangan. Karena bisa diliat, Timnas kali ini pun udah mati-matian memberi yang terbaik demi membalas cinta gw dan cinta dari jutaan rakyat Indonesia yang lain.

Wednesday, November 24, 2010

Tulisan Pertama


Ini pertama kalinya gw coba untuk nulis di blog ini. Blog yg gw bikin atas dasar iseng semata. Demi mengakomodasi hasrat curhat gw yg semakin lama semakin kehilangan wadahnya.

Waktu smp dulu gw suka iseng nulis2 gak jelas. Seringnya dibuku tulis sekolah, sambil bete dengerin guru nerangin dikelas. Yang ada, pas pembagian buku tugas, guru IPS gw manggil : "SITI QOMARIYAH"
"Iya Pak"
"Saya harus kasih nilai berapa nih buat cerpennya?"
"???"